Kandang Rosul Lebak Banten Terancam Fatwa Sesat

Setelah kasus Nursyahidin menggegerkan Banten sejak akhir tahun lalu, isu aliran sesat kembali mencuat di tanah debus itu. Kali ini menimpa sebuah kelompok yang menamakan diri Aliran Kandang Rosul Lembaga Mahkamah Potensi Rakyat Suku Bahasa, Bangsa, Negara, Potensi Alam dan Segala Isinya.

 

Di Kampung Jangan, Desa Asem, Kecamatan Cibadak, dan Kampung Legok, Desa Pasir Kupa, Kecamatan Kalanganyar, kelompok ini berkembang. Menurut laporan Radar Banten (26/03), sebagian warga di dua kampung ini mulai resah dengan kehadiran kelompok Kandang Rosul. Di Cibadak, sebagian warga melaporkan mereka ke MUI setempat. Setelah itu, pihak MUI menindaklanjutinya dengan menggelar serangkaian musyawarah bersama beberapa tokoh agama setempat. “Namun dari rapat tersebut, belum memutuskan hasil apa-apa, karena kami harus meminta klarifikasi kepada orang yang menyebarkannya di Kampung Jangan,” ujar Ketua MUI Kecamatan Cibadak Kyai Busro, Selasa (25/3).

 

 

Di kampung yang sama, baru-baru ini pihak MUI Cibadak juga tengah menyelediki ajaran yang dibawa Safei, salah penduduk kampung. Tak jelas apakah Safei ini termasuk kelompok Kandang Rosul atau bukan.

 

Menurut kabar yang berkembang, Safei tidak mewajibkan jamaahnya shalat Jumat, Isya, dan Subuh ketika mereka tengah menggelar pengajian yang biasa digelar setiap malam Senin hingga menjelang pagi. Di samping itu, kelompok Safei melafalkan dua kalimat syahadat dengan cara yang tak umum. Pada syahadatnya mereka menyebut 25 nabi, dari Nabi Adam hingga Nabi Muhammad. Padahal syahadat yang biasa dilafalkan muslim selama ini hanya menyebut Nabi Muhammad. “Karenanya, kami menghimbau kepada warga lain untuk tak terpengaruh ajaran Safei, karena bisa menyesatkan,” kata Kyai Busro akhir Maret lalu (24/03) seperti dikutip Antara. Kelompok Safei sudah berkembang sejak dua tahun silam dan kebanyakan jamaahnya berasal dari luar kampung Jangan, yakni dari Kabupaten Serang dan Pandegelang.

 

Menurut Kyai Busro, apabila ajaran itu benar-benar dianggap sesat, pihaknya akan menyerahkan kasus ini kepada Badan Koordinasi Pengawasan Kepercayaan Keagamaan (Pakem) Kabupaten untuk ditindaklanjuti. Namun, untuk sementara kasus tersebut masih ditangani Polsek Cibadak. Hingga berita ini diturunkan pihak MUI Cibadak sendiri belum pernah bertemu dengan Safei. Menurut penuturan Kyai Busro, Safei sendiri belum memenuhi undangan yang dikirimkan Polsek Cibadak untuk meminta penjelasan.

 

Sementara itu di Kampung Legok, M Husen, Ketua Cabang Kandang Rosul setempat, dikabarkan sudah dipanggil aparat desa untuk dimintai klarifikasi. M Husen menolak jika kelompoknya dianggap sesat. Menurutnya ajaran yang dikembangkannya semata-mata demi membantu masyarakat yang kesusahan. “Tidak mengajarkan kesesatan atau menjerumuskan,” tegasnya.

 

Penolakan juga dilontarkan Didi Ruhendi (50 tahun), salah seorang anggota Kandang Rosul, ketika memberi klarifikasi di Polres Depok pada keesokan harinya (26/3). Kandang Rosul, kata Didi, hanya sebuah organisasi atau sejenis lembaga swadaya masyarakat yang dibentuk untuk kepentingan sosial. Bahkan Didi mengaku, organisasinya kini tengah mengajukan permohonan dana untuk pembangunan atau renovasi masjid termasuk madrasah-madrasah.

 

Dari segi ajaran, seperti penuturan M Husen, kelompok Kandang Rosul mengembangkan ajaran yang diterima dari seseorang bernama Sunan Jatinegara Diningrat yang beralamat di Cisoka, Tangerang. Ada kemungkinan nama tersebut adalah julukan lain dari Benhard, pimpinan tertinggi Kandang Rosul, pria yang disebut-sebut Didi ketika melakukan klarifikasi di kantor Polres Lebak.

 

***

Kabupaten Lebak terdiri dari 23 kecamatan dengan luas wilayah 3.120 km². Total penduduknya 1,1 juta jiwa (2003). Di wilayah yang juga dihuni komunitas lokal Baduy ini mengalir sungai Ciujung, sungai terpanjang di Banten, menuju utara. Rangkasbitung yang terletak di sebelah utara wilayah kabupaten dan dibelah perlintasan kereta api Jakarta-Merak merupakan ibukota Kabupaten Lebak.

 

Sejak dua tahun terakhir, wilayah ini diramaikan serangkaian kasus dugaan aliran sesat. Selain Nursahidin dan Kandang Rosul, pada Mei 2007 muncul aliran Islam Sejati. Kelompok ini berkembang di Kampung Curaheum, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Banten. Islam Sejati dituding mengajarkan shalat hanya tiga waktu tanpa harus menghadap kiblat dan tanpa berwudhu. Kelompok ini juga melarang jamaahnya melakukan shalat jumat dan mengeluarkan zakat 25 persen serta berpuasa sahur dilakukan jam 24.00 WIB (www.antara.co.id 15/05/05). Lantaran alasan ini, MUI Provinsi Banten memvonis kelompok yang dipimpin Ahyari itu sebagai aliran sesat. Sebelumnya MUI mengelurkan fatwa serupa.

 

Nursyahidin sendiri menerima vonis serupa. Awal Januari silam, MUI Provinsi Banten merilis fatwa sesat untuk Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda Kampung Jaha, Desa Baros, Kabupaten Serang  dan kelompoknya itu. Bahkan, ia tak seberuntung Islam Sejati. Bangunan pesantren milik Nursyahidin dibakar massa.

 

Berbekal fatwa sesat tersebut, pertengahan Januari lalu sekelompok warga melaporkan Nursyahidin dan kelompoknya ke Polda Banten. Mereka juga melakukan audiensi ke pihak MUI Banten dan rencananya juga Kajati Banten. “Kami berharap aparat hukum segera memproses sesuai hukum yang berlaku. Nursyahaidin selaku orang yang bertanggungjawab terhadap penyebaran aliran tersebut, harus diproses secara hukum agar menjadi pelajaran bagi yang lainnya, karena jika tidak maka masyarakat masih khawatir hal itu akan kembali terjadi,” kata Hisarif, warga Baros, yang ikut dalam audiensi pihak MUI pertengahan Februari silam (www.radarbanten.com 18/12/2008) []

 

Sebagian besar artikel dimuat di Monthly Report The Wahid Institute edisi Maret 08

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s