Arsip untuk Artikel kategori

Memahami Gerakan Islam Transnasional: Sebuah Pengantar

Posted in Artikel on Juli 14, 2009 by alamsyahdjafar

Memahami Gerakan Islam Transnasional: Sebuah Pengantar*

Oleh Alamsyah M. Dja’far**

Pengantar

Setahu saya, di Indonesia istilah ideologi transnasional ini dipopulerkan pertama kali oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH. Hasyim Muzadi, sejak pertengahan 2007 silam. Istilah itu merujuk pada ideologi keagamaan lintas negara yang sengaja dimpor dari luar dan dikembangkan di Indonesia. Menariknya, ideologi ini menurut Hasyim Muzadi bukan hanya datang dari Timur Tengah, tapi juga dari Barat. Kelompok seperti Majlis Mujahidin, Ikhawanul Muslimin, Jaulah , Al-Qaeda disebut sebagai kelompok yang dikategorikan ideologi transnasional dari Timur (NU Online, 15/05/2007). Sedangkan Jaringan Islam Liberal, seperti sering dilontarkan Hasyim Muzadi, kelompok yang mengembangkan ideologi transnasional dari Barat.

Baca selebihnya »

Jalan Demokrasi Asia Selatan

Posted in Artikel dengan kaitan (tags) , , , on Oktober 20, 2008 by alamsyahdjafar

 

Oleh: Alamsyah M. Dja’far

”Lihat ini!” Seru Najiba Ayubi kepada Beena Sarwar sembari menunjuk keningnya yang terdapat noda-noda hitam. ”Ini bekas luka bakar karena mengenakan burqa,” kata perempuan asal Afghanistan itu. Lawan bicaranya yang duduk di sebelahnya seperti tak percaya. ”Bagaimana bisa?” timpal Beena. ”Karena hawa panas, kulit saya terbakar,” jawab Najiba meyakinkan. Di bangku depan di sebelah supir, Asghar Ali Enginer sesekali menyimak sambil menikmati pemandangan sisi kiri-kanan Jalan Gatot Subroto. Rabu siang pertengahan Agustus silam (13/08), di atas kendaraan yang membawa ketiganya menuju Pancoran Jakarta Selatan, Najiba dan Beena terlibat obrolan ringan seputar burqa dan nasib peduduk Afghanistan paling mutakhir. Najiba tak lagi mengenakan burqa tak lama setelah Taliban dilengserkan agresi militer AS tahun 2001.

Baca selebihnya »

Maaf

Posted in Artikel dengan kaitan (tags) , , on Oktober 7, 2008 by alamsyahdjafar

Setulus hati saya ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin. Semoga negeri ini makin damai, toleran dan sejahtera…

Salam
Alam

Tamsil Suling Berujung Tuduhan Penistaan

Posted in Artikel dengan kaitan (tags) , , , , , , on September 10, 2008 by alamsyahdjafar

Kasus Bupati Purwakarta

Mungkin tak pernah terbayang di benak Bupati berusia 37 tahun ini. Penafsirannya tentang al-Quran membuat situasi Purwarkarta “mendidih” sepanjang dua pekan. Semuanya bermula dari pengajian Bale Paseban di pendopo Kabupaten 7 Agustus lalu. Pengajian itu merupakan pengajian yang diikuti pimpinan dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Di depan jamaah pengajian, Dedi Mulyadi membuat tamsil. Bagi yang memaknai, ungkapnya, dengan mendengar alat musik seperti suling seseorang bisa mengingatkannya kepada Allah. Dan tak ada jaminan seseorang akan bergetar hatinya ketika mendengar ayat suci al-Quran.

Pernyataan mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Purwakarta inilah yang  membuat pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Purwakarta gerah. Beberapa hari kemudian mereka menggelar rapat khusus, yang juga dihadiri beberapa perwakilan ormas sekitar Purwakarta. Hasilnya, MUI sepakat mengecam pernyataan Sang Bupati yang dianggap telah menyejajarkan eksistensi al-Quran dengan suling.  Bupati dianggap telah melakukan penistaan agama.  “Ini persoalan serius. Jika dibiarkan, maka kami khawatir akan terjadi keresahan di kalangan umat. Jadi, kalau Bupati tidak segera meminta maaf, maka kami akan melaporkan tindakannya itu ke aparat kepolisian,” kata juru bicara MUI KH Abdullah AR Joban Rabu (13/08/08) seperti dikutip Antara.

Baca selebihnya »

“Suara Kebangkitan Perempuan Afghan; Sebuah Pengantar”

Posted in Artikel dengan kaitan (tags) , , on Agustus 27, 2008 by alamsyahdjafar

Di bawah rezim Taliban, kaum perempuan Afganistan seperti nyaris tak punya tempat di ruang publik. Dalam catatan RAWA (Asosiasi Perempuan Revolusioner Afghanistan), misalnya, setidaknya terdapat 29 larangan yang mengebiri hak perempuan sepanjang hampir satu dekade masa kekuasaan Taliban. Beberapa larangan itu antara lain: larangan perempuan untuk bekerja di luar rumah, termasuk bagi guru perempuan –kecuali jika ditemani muhrim (saudara laki-laki, ayah atau suami); larangan mengenakan pakaian berwarna maupun kosmetik; larangan bersekolah atau belajar di institusi pendidikan lain, kecuali semacam pesantren khusus; larangan untuk dirawat dokter laki-laki dan mengikuti Keluarga Berencana (KB).

Baca selebihnya »

Mengembangkan Media Islam Pluralis: Bagian Pertama

Posted in Artikel dengan kaitan (tags) , , on Agustus 27, 2008 by alamsyahdjafar

Alamsyah M. Dja’far

Sejarah Kelahiran Syirah

Di negara-negara yang tengah menapaki era transisi, kondisi sosial, politik, dan ekonomi biasanya menunjukkan perubahan yang tak terduga. Ini dialami Indonesia paskalengsernya Orde Baru tahun 1998.

Bagi sebagian publik muslim di tanah air, era transisi ini seperti menjadi momentum bagi ‘kebangkitan’ Islam di tanah air. Di masa-masa ini identitas keislaman yang tak tunggal mencuat ke permukaan. Organisasi-organisasi massa Islam, simbol dan label-label Islam, termasuk media-media Islam baru, bermunculan.

Perubahan ini menggembirakan sekaligus merisaukan. Menggembirakan, karena demokrasi mengabsahkan kebebasan berekspresi warganya. Merisaukan, justru seiring dengan itu muncul kecenderungan kian mengkristalnya pengingkaran terhadap perbedaan dan kemajemukan –awal lahirnya benih-benih eksklusivisme dan permusuhan. Pada level tertentu, situasi tersebut berujung kekerasan.

Baca selebihnya »

Tersangkut Pasal Pengabaian Nilai-nilai Agama

Posted in Artikel dengan kaitan (tags) , , on Juli 18, 2008 by alamsyahdjafar

Kasus Iklan Ki Joko Bodo dan Mamamia Indosiar

Oleh: Alamsyah M. Dja’far

Setelah iklannya di sejumlah stasiun teve dilarang Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), kemungkinan besar keuntungan yang tangguk Ki Joko Bodo dari pesan layanan pendek (SMS) premium bakal melorot tajam. Dalam dua pekan, lelaki mengaku telah menerima lebih dari 70 ribu SMS seputar supranatural.

Pada 10 April 2008, lembaga beranggotakan sembilan komisioner itu mengeluarkan surat teguran bernomor 174/K/KPI/04/08 kepada stasiun teve yang masih menayangkan iklan paranormal kondang ini.

Baca selebihnya »

Kemana Sepuluh Panduan Sesat Mengarah?

Posted in Artikel dengan kaitan (tags) , , , , on Juli 8, 2008 by alamsyahdjafar

Oleh: Alamsyah M. Dja’far

Dari Hotel Sari Pan Pasific di Jalan Thamrin Jakarta, sepuluh kriteria Aliran Sesat diliris Pengurus Pusat Majlis Ulama Indonesia awal Nopember lalu. Sekelompok orang, seturut panduan ini, dikategorikan sesat jika mengingkari satu di antara rukun iman yang enam, meyakini atau mengikuti keyakinan yang tak sesuai al-Quran dan sunnah, atau meyakini turunnya wahyu setelah al-Quran (Lihat 10 Panduan Itu…).

Panduan itu dihasilkan dalam Rapat Kerja Nasional MUI tahun 2007 yang digelar Selasa (6/11) dan dihadiri seluruh pengurus MUI, ketua dan sekretaris MUI Provinsi se-Indonesia. Selain sepuluh panduan, forum tahunan yang ditutup Yusuf Kalla di Istana Wakil Presiden itu juga meghasilkan 14 rekomendasi terkait situasi mutakhir.

Baca selebihnya »

Barat

Posted in Artikel dengan kaitan (tags) , , , on Juni 7, 2008 by alamsyahdjafar

Saya kira protes umat Islam terhadap pernyataan Paus Benediktus XVI di Universitas Resensburg, Jerman, beberapa waktu lalu adalah penanda lanjutan dari ketegangan hubungan Timur-Barat akhir-akhir ini. Reaksi terhadap perlarangan Jilbab di Prancis, kerusuhan rasial di Australia, pemuatan kartun Nabi di harian Jyllands Posten Denmark, dan serangan Israel ke Palestina serta Libanon adalah penanda lainnya.

 

Hubungan Timur-Barat tentu tak sekadar masalah geografis atau wilayah. Di dalamnya beragam faktor berkelindan: mulai masalah ekonomi, politik, sosial, agama, hingga imajinasi masa lalu. Ini yang membuat satu peristiwa tak selalu berdimensi tunggal. Serangan Israel atas Libanon dan Palestina, misalnya, kadang tak sekadar hubungan antara Israel-Libanon-Palestina, tapi hubungan Yahudi-Islam, Barat-Islam, penindas-tertindas. Islam atau muslim di sini seolah melampaui batas-batas teritori, juga setting sosial-politik.

 

Baca selebihnya »

Musuh

Posted in Artikel dengan kaitan (tags) , , , on Juni 7, 2008 by alamsyahdjafar

Dengan sebuah majalah Jamaluddin Al-Afghani (1839-1897) dan Jamaluddin Al-Afghani(1849-1905) berhasil “menguncang” dunia dari Paris. Urwatul Wustqa, tali yang kokoh, nama majalah itu.

 

Terbit sejak tahun 1884, tak sedikit pihak yang menentang kehadiran majalah ini, terutama para penguasa Barat. Di pasaran dunia Timur seperti Mesir dan India, Wustqa dilarang beredar.

 

Di Indonesia penguasa Belanda bersikap serupa. Mereka menyensor secara ketat buku dan bahan-bahan bacaan, terutama dari Timur Tengah, yang biasanya didrop di bandar-bandar pelabuhan besar. Tapi, majalah itu tetap bisa masuk via pengiriman gelap di pelabuhan-pelabuhan kecil, salah satunya pelabuhan Tuban.   

 

Baca selebihnya »